Sunday, December 27, 2015

SUSAH MAMPU MENIKMATI.. BERLEBIHAN MAMPU BERBAGI :)

Ini tulisan yg sangat bagus. saya tdk bosan2nya membaca :
Sumber unknow.. manfaat banget buat ntr klo udah punya anak :)

Anak anak yang dididik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika tata krama & sikap kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak anak yang tangguh, disenangi & disegani banyak orang.
Mereka tau aturan makan table manner di restoran mewah.
Tapi ngga canggung makan di warteg kaki lima.
Mereka sanggup beli barang barang mewah.
Tapi tau mana yang keinginan dan kebutuhan.
Mereka biasa pergi naik pesawat antar kota.
Tapi santai aja saat harus naik angkot kemana mana.
Mereka berbicara formal saat bertemu orang berpendidikan.
Tapi mampu berbicara santai bertemu orang jalanan.
Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja.
Tapi mampu bercanda lepas bertemu teman sekolah.
Mereka ngga norak pas ketemu orang kaya.
Tapi juga ngga merendahkan orang yg lebih miskin darinya.
Mereka mampu beli barang barang bergengsi.
Tapi sadar kalo yang membuat dirinya bergengsi adalah kualitas & kapasitas dirinya, bukan dari barang yang dikenakan.
Mereka punya..
Tapi ngga teriak kemana mana.
Kerendahan hati yang membuat orang lain respect dengan dirinya.
Jangan didik anak dari kecil dengan penuh kemanjaan, apalagi sampai melupakan kesantunan & etika tata krama. Hal hal sederhana tentang kesantunan seperti : Pamit pas pergi dari rumah, permisi saat masuk ke rumah temen (karena ternyata banyak orang masuk ke rumah orang ngga punya sopan santun, ngga nyapa orang orang yg ada di rumah itu), balikin pinjeman uang sekecil apapun, berani minta maaf pas ada kesalahan & tau terima kasih kalo dibantu sekecil apapun. Kelihatannya sederhana, tapi orang yang ngga punya attitude itu enekkin buanget.
Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya atau cukup.
Bersyukurlah kalau kita terlahir di keluarga yang mengajarkan kita kesantunan, etika tata krama & kesederhanaan. Karena ini jauh lebih mahal daripada sekedar uang.

Tuesday, November 3, 2015

NIKMAT TUHAN MANA YANG KAU DUSTAKAN (?)

Alhamdulillah masih bisa menghirup udara segar.. Susah banget deh bayangin gimana sodara sodara kita karena terkena dampak asap khususnya riau, palangkaraya, jambi, palembang, dan beberapa kota yang dapet kiriman asap itu.. heeemmmm nih yaaa, saya kalau ada orang bakar-bakar sampah aja udah risih, kena asap bakar-bakar sate juga keganggu, hidung di tutup trs, begitupula mulut.. biar gak kehirup asapnya yang berbahaya, trs mata rasanya sepet perih pengen merem aja.. bener-bener deh ga bisa bayangin teman-teman yang disana, katanya udah hampir 3 bulan ini asap pekat hingga menutupi jalanan karena cahaya matahari terhalang.. tiap pagi dan siang juga sureeem langit jingga trs berasa mau kiamat katanya.. Semoga hujan segera turun, asap segera hilang, dan gak ada lagi tangan-tangan serakah yang merusak hutan jantung dunia kita...
Maafkan kami Ya Allah jika kurang mensyukuri semua nikmatMU, padahal oksigen udara air cahaya sudah dikasik berlebih lebih secara gratis, namun kadang malah kita sendiri yang merusak rejeki itu :"

Friday, October 9, 2015

Karena Hidup Perlu Tantangan !!!!!

Copas dari account line human development.. ya buat self reminder aja nih dibaca berulang ulang kali aja khilaf didik anak ntr *eaaaaaa* yuuk disimak ! :)


Mengapa Anak yang Pintar di Sekolah Bisa Alami Kesulitan Ekonomi?
=====================

Seorang mahasiswi mengeluh. Dari SD hingga lulus S-1, ia selalu juara. Namun kini, di program S-2, ia begitu kesulitan menghadapi dosennya yang menyepelekannya. Judul tesisnya selalu ditolak tanpa alasan yang jelas. Kalau jadwal bertemu dibatalkan sepihak oleh dosen, ia sulit menerimanya.

Sementara itu, teman-temannya, yang cepat selesai, jago mencari celah. Ia menduga, teman-temannya yang tak sepintar dirinya itu "ada main" dengan dosen-dosennya. "Karena mereka tak sepintar aku," ujarnya.

Banyak orangtua yang belum menyadari, di balik nilai-nilai tinggi yang dicapai anak-anaknya semasa sekolah, mereka menyandang persoalan besar: kesombongan dan ketidakmampuan menghadapi kesulitan. Bila hal ini saja tak bisa diatasi, maka masa depan ekonominya pun akan sulit.

Mungkin inilah yang perlu dilakukan orangtua dan kaum muda: belajar menghadapi realitas dunia orang dewasa, yaitu kesulitan dan rintangan.



Hadiah orangtua

Psikolog Stanford University, Carol Dweck, yang menulis temuan dari eksperimennya dalam buku The New Psychology of Success, menulis, "Hadiah terpenting dan terindah dari orangtua pada anak-anaknya adalah tantangan".

Ya, tantangan. Apakah itu kesulitan-kesulitan hidup, rasa frustrasi dalam memecahkan masalah, sampai kegagalan "membuka pintu", jatuh bangun di usia muda. Ini berbeda dengan pandangan banyak orangtua yang cepat-cepat ingin mengambil masalah yang dihadapi anak-anaknya.

Kesulitan belajar mereka biasanya kita atasi dengan mendatangkan guru-guru les, atau bahkan menyuap sekolah dan guru-gurunya. Bahkan, tak sedikit pejabat mengambil alih tanggung jawab anak-anaknya ketika menghadapi proses hukum karena kelalaian mereka di jalan raya.

Kesalahan mereka membuat kita resah. Masalah mereka adalah masalah kita, bukan milik mereka.

Termasuk di dalamnya adalah rasa bangga orangtua yang berlebihan ketika anak-anaknya mengalami kemudahan dalam belajar dibandingkan rekan-rekannya di sekolah.

Berkebalikan dengan pujian yang dibangga-banggakan, Dweck malah menganjurkan orangtua untuk mengucapkan kalimat seperti ini: "Maafkan Ibu telah membuat segala sesuatu terlalu gampang untukmu, Nak. Soal ini kurang menarik. Bagaimana kalau kita coba yang lebih menantang?"

Jadi, dari kecil, saran Dweck, anak-anak harus dibiasakan dibesarkan dalam alam yang menantang, bukan asal gampang atau digampangkan. Pujian boleh untuk menyemangati, bukan membuatnya selalu mudah.

Saya teringat masa-masa muda dan kanak-kanak saya yang hampir setiap saat menghadapi kesulitan dan tantangan. Kata reporter sebuah majalah, saya ini termasuk "bengal". Namun ibu saya bilang, saya kreatif. Kakak-kakak saya bilang saya bandel. Namun, otak saya bilang "selalu ada jalan keluar dari setiap kesulitan".

Begitu memasuki dunia dewasa, seorang anak akan melihat dunia yang jauh berbeda dengan masa kanak-kanak. Dunia orang dewasa, sejatinya, banyak keanehannya, tipu-tipunya. Hal gampang bisa dibuat menjadi sulit. Namun, otak saya selalu ingin membalikkannya. Demikianlah, hal-hal sepele sering dibuat orang menjadi masalah besar.

Banyak ilmuwan pintar, tetapi reaktif dan cepat tersinggung. Demikian pula kalau orang sudah senang, apa pun yang kita inginkan selalu bisa diberikan.



Panggung orang dewasa

Dunia orang dewasa itu adalah sebuah panggung besar dengan unfair treatment yang menyakitkan bagi mereka yang dibesarkan dalam kemudahan dan alam yang protektif. Kemudahan-kemudahan yang didapat pada usia muda akan hilang begitu seseorang tamat SMU.

Di dunia kerja, keadaan yang lebih menyakitkan akan mungkin lebih banyak lagi ditemui. Fakta-fakta akan sangat mudah Anda temui bahwa tak semua orang, yang secara akademis hebat, mampu menjadi pejabat atau CEO. Jawabannya hanya satu: hidup seperti ini sungguh menantang.

Tantangan-tantangan itu tak boleh membuat seseorang cepat menyerah atau secara defensif menyatakan para pemenang itu "bodoh", tidak logis, tidak mengerti, dan lain sebagainya. Berkata bahwa hanya kitalah orang yang pintar, yang paling mengerti, hanya akan menunjukkan ketidakberdayaan belaka.  Dan pernyataan ini hanya keluar dari orang pintar yang miskin perspektif, dan kurang menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Dalam banyak kesempatan, kita menyaksikan banyak orang-orang pintar menjadi tampak bodoh karena ia memang bodoh mengelola kesulitan. Ia hanya pandai berkelit atau ngoceh-ngoceh di belakang panggung, bersungut-sungut karena kini tak ada lagi orang dewasa yang mengambil alih kesulitan yang ia hadapi.

Di Universitas Indonesia, saya membentuk mahasiswa-mahasiswa saya agar berani menghadapi tantangan dengan cara satu orang pergi ke satu negara tanpa ditemani satu orang pun agar berani menghadapi kesulitan, kesasar, ketinggalan pesawat, atau kehabisan uang.

Namun lagi-lagi orangtua sering mengintervensi mereka dengan mencarikan travel agent, memberikan paket tur, uang jajan dalam jumlah besar, menitipkan perjalanan pada teman di luar negeri, menyediakan penginapan yang aman, dan lain sebagainya. Padahal, anak-anak itu hanya butuh satu kesempatan: bagaimana menghadapi kesulitan dengan caranya sendiri.

Hidup yang indah adalah hidup dalam alam sebenarnya, yaitu alam yang penuh tantangan. Dan inilah esensi perekonomian abad ke-21: bergejolak, ketidakpastian, dan membuat manusia menghadapi ambiguitas. Namun dalam kondisi seperti itulah sesungguhnya manusia berpikir. Dan ketika kita berpikir, tampaklah pintu-pintu baru terbuka, saat pintu-pintu hafalan kita tertutup.

Jadi inilah yang mengakibatkan banyak sekali orang pintar sulit dalam menghadapi kesulitan. Maka dari itu, pesan Carol Dweck, dari apa yang saya renungi, sebenarnya sederhana saja: orangtua, jangan cepat-cepat merampas kesulitan yang dihadapi anak-anakmu. Sebaliknya, berilah mereka kesempatan untuk menghadapi tantangan dan kesulitan.

Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/04/03/0652365/Mengapa.Anak.yang.Pintar.di.Sekolah.Bisa.Alami.Kesulitan.Ekonomi.

Thursday, October 8, 2015

USELESS IN THE WORLD

Padahal tak banyak yang dipikirkan,
Tak banyak yang dilakukan,
dan tak banyak pula beban hidupnya..

Namun terasa paling sibuk,
Terasa paling banyak kerjaan,
Terasa paling penuh pikirannya,
Seperti orang ternomor satu di dunia ini..

Pikiran kacau susah terkendali,
Susah fokus, susah berfikir jernih, susaaah...

Mulai menggampangkan hal-hal yang rumit,
Mulai merumitkan hal-hal yang sederhana.
Mulai menganggap bodoh kumpulan yang berilmu,
Mulai mengagumi sosok yang tak berilmu dan perusak.
Mulai merasa hidup sudah tak guna lagi,
hingga merasa paling WOW hidupnya..
Yaaa.. semua karena dibutakan oleh dunia.

Hanya ingin mengejar dan arogan menguasainya
Tanpa diselingi rasa syukur dan ibadah yang istiqomah
Tanpa didasari lagi tentang apa tujuan hidup ini ?????? 


- hoka rahayu -

Wednesday, August 19, 2015

One Day, Thousand Memories

Apa Kabar??
Luaaaar Biasaaaa !!
Luar Biasa Apa??
Suksessss !!!
Kembang Bulan Group??
Be Strong !!!

Teriakan yel-yel itulah yang menambah semangat hari-hari kami.. Sabtu, 15 Agustus 2015 lalu sangat seru dan menghibur bagi keluarga besar PT.Kembang Bulan Group.. yaaa seperti judul yang saya buat "One Day, Thousand Memories" cuma satu hari sih, tapi banyaaaak banget kenangan yang gak bakal bosen diceritakan *lebay* tapi emang lho hahaha..
Meskipun persiapan buat acara mepet banget, namun dibantu oleh banyak pihak Alhamdulillah lancar.. Acaranya diadakan di Herbacore daerah Wiringanom, pagi-pagi para peserta digiring menuju Hutan Sengon *digiring? berasa bola wkwk* naah di Hutan Sengon ada beberapa permainan outbond yang kita lombakan, lomba-lombanya semua mengandung unsur teamwork tidak ada lomba individu.. Karena kami dari panitia ingin memberikan lomba yang tidak hanya sekedar lomba lalu keluar juara, melainkan lomba yang beresensi, yang dapat memecahkan suasana sekedar tau menjadi akrab, membutuhkan teamwork, merancang strategi, saling mengingatkan, tidak egois, peka terhadap rekannya, saling support, menjaga keseimbangan, hingga tercapai garis finish dan menjadi juara ! Seruu pake banget apalagi kalo ada yang jatuh-jatuh tapi masih tetep tertawa sumringaaah, huwooo indah bukan heheh coba diaplikasikan di kehidupan sehari-hari... Yaaa meskipun saat lomba kadang panitia diprotes ibu-ibu (karena inilah karena itulah) hahaha susah juga nih ngelawan ibu-ibu *melipiiiir*.. tapi Alhamdulillah semua senang dan membekas di hati, yang dapet juara, selamat ! duit hadiahnya dibagi rata yaaa.. trs yang kalah biasa aja yaa gak usah manyun :")

Well done buat acara outdoornya, lanjuuut deh ganti-ganti kaos yang tadi bauk kecut kena keringat saat lomba, diganti dengan baju sesuai dresscode "Indonesia Banget" dan gak ngira antusias temen-temen peserta all out juga heheh sampe ada yang dilengkapi properti keranjang berat dan autentik (contoh: bawa sayur beneran dan jamu botolan). Acara Indoor pun dimulai, performance dari beberapa kelompok sangat menghibuur, lucu-lucu, konyol, dan kreatif.. Temen-temen produksi, sales ternyata jago juga dance, drama, ngelawak heheheh makasi partisipasinya udah rela pake jam istirahatnya buat latian.. Dan yang selalu ditunggu-tunggu yaaak ! Pembagian doorprize, awal-awal sampe hampir akhir pembagian saya gak dapet-dapet doorprizenya, hiiksss ! Padahal temen-temen panitia lainnya udah pada dapet lho, mbk tryas, mbk sisca, pak ray, bu budi, bu wiwit, cuma tinggal hoka dan mbk tika yang gak dapet-dapet.. dan saya sempet nyeletuk ke mbk tryas "heemm ak wis capek-capek dari persiapan, jadi supir, jadi dokumentasi, handle acara indoor outdoor, heemm riwa-riwi sana sini tp gak dapet doorprize" (nampak klo kurang iklas ya, tlg jgn ditiru heheh) tapi trs nyadar juga dan ganti nyeletuk lagi "iiihh kok kayak gak iklas yo mbk hahah yoweslah smoga lelah ini bernilai ibadah" nanannaaaa pas saat hadiah utama doorprize (3 besar) mulai diundi, jengjeeeng !! bos owner pak hendry ambil kupon undian dan lalalayeyeyeee nomer 0015 punya hoka rahayu disebut, Alhamdulillah yaaa dapet HP android cyiiin wkwkwk Hoka Hoki kan? Allah mah sukanya gitu, bisa aja deh kasik surprisenya hehehe... Seneng banget liat semuanya sumringah, bilang seru, share-share foto di instagram, dan komplit senengnya gara-gara dapet HP wkwkwkk.. Rasanya capek-capek yang dikeluhkan tadi terbayarkan.. tapi tetep sampe rumah langsung masuk angin, kepala cenut-cenut, betis berkonde heheh trus minta dikerokin ibuk deh hehehe..


Thankyouuuuu Team ! Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan semakin eerat..Tahun Depan bisa lebih seru, keluarga besar Kembang Bulan Group lebih kompak, kuat, maju, kreatif, dan inovatif ! Be Strong !!!!


#kembangbulan #kembangbulangroup #kapsida #kapsulbersihdarahkembangbulan #bersihdarah #obattradisional #jamu #bestrong #teamwork


beberapa aktivitas yang sempat terdokumentasikan :)

Monday, August 17, 2015

Resah Diri

Entah sudah berapa banyak dosa-dosa yang telah kulakukan...

Entah sudah berapa lama, aku membuat malaikat disebelah kiri bekerja lebih sering, daripada malaikat yang berada disebelah kanan.

Entah sudah berapa kali aku mengucap taubat, tapi hanya sekejap kuingat, kemudian kuulangi lagi dan lagi...

Entah sampai kapan aku terus Mendzalimi diri ini. Menampakan suci dihadapan manusia, namun menghinakan diri dihadapan-Mu.

Ya rabbi...
Sejatinya Engkaulah yang maha membolak balikan hati.

Ketika KAU kirimkan Ujian berupa musibah melalui malaikat-Mu.

Disana aku akan lebih sering menemui-Mu, bermanja dengan-Mu, melepas rindu bersama-Mu dalam sujud panjangku.

Dalam musibah yang KAU beri, disanalah aku mengenal ikhlas yang sesungguhnya, dan belajar arti sabar yang sebenarnya.

Namun ketika aku dikirimkan ujian, berupa kenikmatan dan kemudahan di dunia.

Sungguh tak yakin aku mampu melaluinya.
Karna sudah berkali kali aku gagal.
Sudah berkali kali aku lalai dibuatnya.
Sudah berkali kali aku jatuh karenanya.
Tapi.... Aku yakin Engkau Maha Penyayang dan Pemaaf, pada hamba - hamba yang berserah diri.

Wallahu A'lam..

( sumber @likeislam )
Teladan Rasulallah

Monday, June 15, 2015

Wanita-Annisa Akhir Zaman (?)

Wanita itu .....
lembut bukan lemah
kalem bukan manja
tegas bukan keras
kuat bukan kasar
bersemangat bukan cari perhatian
cerdas dan mau berbagi
pandai bersolek sesuai kaidah
paham agama namun tak menggurui
mandiri namun tetap butuh sandaran dan berteduh :)

entah mudah atau tidak menjadi seorang wanita
namun saya menikmatinya..
menikmatinya dengan rasa was-was terkadang
iya was-was..
karena dari cara berpakaian,berpenampilan,
bergahul, tingkah laku, hingga mulut mudah sekali menimbulkan dosa... 

wanita diciptakan penuh keistimewaan,
namun dari istimewanya ternyata mudah membuat lalai
dan terkadang mudah terbawa egois diri serta emosi hati..

begitu pula dengan saya,
bukan wanita suci yang tanpa dosa..
bukan wanita alim tanpa cela...

perlu banyak sekali bermuhasabah
namun terkadang kurang istiqomah
saat up penuh semangat ibadah 
hingga meleleh airmata teringat semua dosa
saat down ibadahpun menurun takberaturan
seakan lupa kematian kian dekat...

semoga selalu bisa saling mengingatkan,
semoga selalu diberi kemudahan untuk berbenah diri
semoga selalu diridhoi untuk mengais pahala di dunia untuk simpanan di akhirat kelak..
hingga neraka tak dipenuhi oleh wanita-wanita yang penuh siksaan

Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat :
[1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan
[2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring.
Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)


Astaghfirullah.....
smoga saya dan anda termasuk annisa di akhir zaman penghuni surga.......
aamiin



-hoka rahayu-